Pada 1977, Yaya bergabung dengan band Silver Train milik Deddy Stanzah untuk album “Gadis Dalam Rock”. Pada 1978, dia Menjadi bagian dari Prambors Band, homeband untuk kegiatan radio/off-air Prambors; turut mengerjakan album seperti Jakarta Jakarta, 10 Pencipta Remaja, dan lain-lain.
Selain rock, Yaya juga aktif di genre lain. Pada 1982, dia pernah menggantikan drummer di band jazz Gold Guys. Bahkan pada 1985, musisi jazz ternama Indra Lesmana mengajaknya tampil di Taman Ismail Marzuki dengan repertoar jazz-rock ala drumer dunia.
Dia juga bekerja sebagai session drummer pop — mengiringi penyanyi dari label DD Record, serta penyanyi seperti Endar Pradesa pada akhir 1970-an.
Puncak karier Yaya terjadi saat bersama band legendaris God Bless. Dia masuk sebagai drummer dan ikut dalam penggarapan album 36th. Namun beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 2015, kabar dari manajemen God Bless menyebut bahwa Yaya tidak lagi menjadi personel God Bless sejak sekitar tiga tahun sebelumnya
Yaya Moektio meninggal dunia pada hari ini, Senin (8/12/2025) di RS Fatmawati, Jakarta pukul 04.00 WIB. Selamat jalan sang drummer.