Misal, menjadikan media sosial untuk membuka usaha atau bisnis hingga membangun personal branding yang dapat dijadikan sebuah portofolio. Jadi, bukan menggunakan media sosial sebagai senjata untuk merugikan orang lain.
“Untuk menjadi kaya secara instan dengan menghalalkan segala macam cara, itu patut kita hindarkan. Karena untuk menjadi sesuatu, seseorang yang kaya, itu membutuhkan proses, suatu tahapan yang harus kita lewati,” ujarnya.
Kemudian, lanjut dia, jangan lupakan pula etika dalam media sosial dan berpikir lebih dulu sebelum bertindak. “Kita harus tahu risiko, dampak, sebelum kita bertindak maupun memutuskan sesuatu. Gunakanlah media sosial dengan hal-hal positif,” kata Ikes Suharjo.