“Saya cuma bilang, ‘Ya Allah, saya inginnya meninggalnya di Madinah atau di Mekkah, tempat-tempat yang memang benar Engkau ridhoi, banyak yang doain, banyak yang sholatin itu aja. Saya nggak terlalu banyak berharap tentang akhir cerita saya nanti,’” tuturnya.
Bagi Ruben, doa tersebut merupakan ungkapan harapan tentang akhir kehidupannya. Dia ingin meninggal di tempat yang diyakininya penuh keberkahan dan berharap banyak orang mendoakannya ketika kelak berpulang.
Kisah itu menjadi salah satu pengalaman personal Ruben selama berada di Tanah Suci. Renungan tentang kematian membuatnya memikirkan kembali kehidupan yang dijalaninya serta doa yang kelak ingin menyertainya setelah meninggal dunia.