"Ya itulah makanya klien kami kan selalu meminta perinciannya. Perinciannya mana? Sampai sekarang belum (diterima). Dari klien kami enggak ada perincian. Perincian itu seperti misalnya kartu kredit atau apa itu, perinciannya pakai untuk apa?" ujar Tiffany.
Menurut Tiffany, pihak Ruben juga membutuhkan bukti fisik seperti resi atau tanda terima. Bukti tersebut diperlukan untuk memastikan pengeluaran yang dilakukan memang diperuntukkan bagi kebutuhan ketiga anak mereka.
Meski demikian, Tiffany menegaskan Ruben tidak keberatan memenuhi kebutuhan anak, terutama yang berkaitan dengan pemeliharaan dan pendidikan. Dia menyebut Ruben siap bertanggung jawab terhadap biaya tersebut.
"Selama itu terkait dengan pemeliharaan anak dan pendidikan anak, klien kami akan bertanggung jawab kok. Pasti akan bertanggung jawab," katanya.
Sementara itu, sidang lanjutan gugatan hak asuh anak Ruben Onsu dan Sarwendah akan kembali digelar pada pekan depan melalui sistem e-Court. Agenda persidangan selanjutnya yakni penyampaian jawaban dari pihak tergugat.
Pihak Ruben berharap proses persidangan dapat memberikan kejelasan terkait persoalan hak asuh serta pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan anak-anak mereka.