"Apakah itu sesuatu hal yang membuat kita merasa diserang? Ya enggaklah, ini kan tugas kita sebagai advokat. Enggak jadi masalahlah," ujarnya.
Minola kemudian menjelaskan Ruben Onsu juga pernah menggunakan pengacara berbeda untuk menangani perkara tertentu. Menurut dia, pembagian tersebut dilakukan agar setiap persoalan dapat ditangani secara lebih fokus.
"Masalah kasus waktu Ruben ditersangkakan di Polres Jakarta Selatan kan juga bukan saya kok kuasa hukumnya. Saya bilang, 'Jangan, Ben, saya mau fokus. Pakai orang lain kuasa hukumnya di sana.' Begitu juga waktu ada laporan di Polda Metro Jaya," katanya.
Karena itu, Minola meminta publik tidak melihat perbedaan jumlah maupun pembagian kuasa hukum sebagai bentuk serangan dalam perselisihan Ruben Onsu dan Sarwendah.
"Apakah ini artinya Ruben juga menyerang atau membangun satu sistem pengacara yang wah? Enggak jugalah. Ini saya kira jangan terlalu dibesar-besarkanlah," ujar Minola.