“Saya juga kena pembatasan live selama setahun, dan ada peringatan akan di-banned akunnya,” lanjutnya.
Sarwendah juga menanggapi tudingan sejumlah netizen yang meragukan keaslian rekaman video call tersebut. Dia mempersilakan pihak yang menganggap video itu palsu atau hasil rekayasa untuk melaporkannya kepada polisi agar dapat diperiksa melalui uji forensik.
“Kalau videonya dianggap palsu, saya sudah persilakan laporkan ke polisi supaya diperiksa lewat forensik,” tulisnya.
Dia kemudian mempertanyakan alasan pihak yang meragukan keaslian video tersebut justru berupaya membuat unggahan itu hilang dari Instagram.
“Kalau yakin tidak benar, kenapa justru sibuk membuat videonya hilang?” kata Sarwendah.
Pernyataan tersebut muncul di tengah polemik antara Sarwendah dan Ruben Onsu yang menjadi perhatian publik. Perselisihan keduanya kini juga bergulir di ranah hukum, termasuk gugatan wanprestasi terkait persoalan pembayaran cicilan rumah yang diajukan Sarwendah terhadap mantan suaminya itu.