"Eh, kamu temenin aku aja kalau nggak, mau nggak? Jadi penjaga hati mau nggak? Jadi penjaga hati ajalah," demikian ucapan Ruben dalam rekaman tersebut.
Sarwendah juga menyampaikan keterangan panjang mengenai narasi yang menurutnya telah beredar selama berbulan-bulan dan membuat dirinya terlihat buruk di mata publik.
"Entah sudah berapa banyak narasi dan fitnah yang dibuat agar saya terlihat jelek, buruk, jahat dll. Ini sudah Berbulan-bulan dan sudah di titik bingung, sebenarnya ini mau dibawa ke mana? Apa yang mau diselesaikan? Saya rasa semua orang sudah capek dan muak dengan kasus ini," tulis Sarwendah.
Dia turut meminta agar rekaman CCTV yang sebelumnya menjadi polemik ditampilkan secara utuh, termasuk suara di dalamnya, agar masyarakat dapat menilai peristiwa tersebut berdasarkan konteks yang lengkap.
Perbedaan pernyataan keduanya membuat konflik yang kembali mencuat di media sosial semakin menjadi perhatian. Sarwendah mengaku lelah menghadapi narasi yang dianggap merugikan dirinya, sementara Ruben menyampaikan keberatan karena merasa terus direndahkan.