Alih-alih menyimpan kisahnya sendiri, Sydney justru memilih mendokumentasikan setiap tahap pengobatan melalui media sosial. Mulai dari proses kemoterapi, operasi, hingga berbagai uji klinis dijalaninya sambil terus menyampaikan pesan optimistis kepada para pengikutnya.
Dia juga secara terbuka memperlihatkan dampak pengobatan yang dialaminya, termasuk ketika rambutnya mulai rontok akibat kemoterapi. Meski menghadapi kondisi yang berat, Sydney tetap berusaha menjalani hidup dengan penuh semangat dan harapan.
Konten-kontennya kemudian menjadi sumber inspirasi bagi banyak pasien kanker dan keluarga mereka. Tak sedikit warganet yang mengaku memperoleh kekuatan setelah mengikuti perjalanan Sydney menghadapi penyakit yang dideritanya.
Memasuki pertengahan 2026, kondisi kesehatannya mulai memburuk. Dalam salah satu wawancara terakhir, Sydney mengungkap bahwa tim medis sempat menyarankan agar dirinya mempertimbangkan perawatan akhir hayat karena pilihan terapi yang tersedia semakin terbatas.
Namun, Sydney tidak langsung menyerah. Dia masih berusaha mencari kemungkinan pengobatan lain sembari mempertahankan harapan untuk terus bertahan hidup.