Unggahan tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun Threads @nissaelisa_ dan menjadi bahan perbincangan warganet. Sebagian netizen menilai isi unggahan Nycta Gina kurang tepat, karena lebih menonjolkan rasa syukur pribadinya di tengah musibah yang menimpa tetangganya.
“Salfok sama caption-nya NG. Iyasih Alhamdulillah dia dan keluarganya selamat, tapi bersyukur di atas musibah orang lain itu kayaknya kurang empati deh mbak. Kesannya rumah yang terbakar itu tidak dalam perlindungan Allah gitu? Semoga rasa syukur kita enggak menyakiti orang lain,” tulis salah seorang netizen.
Komentar lain juga menyoroti keputusan Nycta Gina membagikan perasaannya melalui media sosial. Menurut mereka, rasa syukur tetap dapat dipanjatkan tanpa harus dipublikasikan saat suasana masih dipenuhi duka.
“Se-bersyukur-bersyukur-nya, baiknya enggak perlu dibuat story. Ini opini ku ya, karena bagaimanapun tersirat ada ‘kelegaan’ di atas derita orang lain meskipun mungkin berempati terhadap kejadian. Tapi enggak perlu semua di-up di medsos,” komentar netizen lainnya.
Netizen lain turut menyampaikan pandangan serupa dan menilai ungkapan tersebut berpotensi menimbulkan kesan yang kurang sensitif terhadap keluarga korban.