Baginya, keputusan tersebut bukan sesuatu yang sudah disusun sejak lama, melainkan berawal dari pertemuan yang sama sekali tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
Ruben juga menegaskan bahwa keputusannya mengasuh Thayaka bukan didasari keinginan untuk kembali memiliki anak laki-laki. Dia bahkan mengaku tidak pernah secara khusus memikirkan alasan di balik pilihan tersebut.
Kini, Ruben berharap Thayaka dapat tumbuh sehat dan mendapatkan kehidupan yang baik. Dia juga memohon agar seluruh proses pengasuhan bayi tersebut berjalan lancar.
Bagi Ruben, kehadiran Thayaka menjadi pengalaman baru yang tidak pernah direncanakan. Pertemuan yang bermula dari kegiatan sosial itu akhirnya membuka jalan baginya untuk kembali mengasuh seorang anak.
Alih-alih berangkat dari keinginan mencari anak laki-laki, keputusan Ruben Onsu justru tumbuh dari proses perkenalan yang tidak terduga hingga akhirnya dia mempertimbangkan Thayaka Putra Onsu sebagai bagian dari keluarganya.