Menariknya, begitu nose sanitizer disemprotkan pada pasien Covid-19 justru memperpendek kesembuhan. Yaitu pasien yang memakai spray ini sudah sembuh dalam waktu 4 hari dibandingkan dengan 8 hari pada kelompok plasebo (tidak diberikan).
Di samping itu, nose sanitizer terbilang aman dan ditoleransi dengan baik oleh pasien. Tidak ada efek samping pada pasien baik sedang, berat, serius atau kematian dalam penelitian ini.
Wakil Presiden Senior & Kepala - Pengembangan Klinis, Glenmark Pharmaceuticals Ltd. Dr. Monika Tandon mengungkapkan, hasil dari uji coba Fase 3 ini sangat memberi dampak yang bagus. Demonstrasi pengurangan viral load memiliki dampak yang sangat membantu.
"Dalam skenario ini, dengan varian baru yang muncul menunjukkan transmisibilitas tinggi, alat semprot ini memberikan opsi yang berguna dalam perjuangan India melawan Covid-19," katanya.
Co-Founder dan CEO SaNOtize Dr. Gilly Regev pun sangat senang dengan hasil percobaan. Terlebih pihaknya dapat menyediakan pasien Covid-19 dengan produk terbukti memberikan penyembuhan lebih cepat.
"Dengan profil keamanan yang terbukti kuat dari studi fase 3 ini, kami berharap ini menjadi pilihan pertama pengobatan, jika tidak pertahanan, untuk menangani Covid-19 di seluruh dunia," katanya lagi.