Dia melanjutkan, "Aku langsung kompres-kompres dan membaik. Besoknya seperti biasa tetap latihan. Kelar lari, bengkak lagi dan terus berulang ilang timbul."
Hingga akhirnya, Ussy mencoba lari tapi sakit semakin menjadi. Dia pun menyerah dan memilih pulang naik MRT, karena dipakai jalan pun sudah gak kuat sakitnya.
Ussy pun memutuskan untuk ke dokter. Di fasilitas kesehatan, dokter memintanya untuk menjalani MRI juga rontgen. Setelah hasil keluar, dia di-refer ke dokter spesialis foot and ankle, Dokter Wira Praja, SpOT.
"Dari pemeriksaan, terindikasi ada peradangan dan pembengkakan di ruas tulang jempol yang dalam istilah medis bone marrow edema," kata Ussy.
Pengobatan yang disarankan dokter adalah istirahat 6-8 minggu bahkan bisa lebih, tergantung perkembangan cedera. Ussy tidak puas dengan pernyataan tersebut. Dia pun menemui dua dokter lain, karena merasa 'rest time' yang terlalu panjang.