"Tapi, sebagai orang Indonesia. Tweet ini gak sepenuhnya salah. Ini bukan tentang pakaian yang sudah menurut saja menurutku, lebih ke basic manner saja kalau ngelayat ataupun ke makan suasananya kan berkabung, seharusnya pemilihan warna dan model pakaiannya juga lebih sesuai, apalagi yang meninggal Muslim. Baiknya pakai yang gelap dan bukan pake kemeja maupun kaos crop top dan kalau bisa pakai tudung/kain yang menutup kepala gak sih guys. Ketentuan di agama pun juga kalo bisa cewek ga nganter ke makam," kata akun @eng***.
"Kok banyak yang salty? Padahal kakaknya tuh bener, kalau ngelayat itu harus pakai pakaian yang sopan. Buat yang nanya, 'Bagian mananya yang gak sopan?', beberapa orang dadanya masih keliatan. Padahal kemejanya tuh bisa dikancingin dulu pas ngelayat, kalau mau buka kan bisa pas kelar, ya," ungkap @zea***.
"Opini lu gak sepenuhnya salah, tapi kayanya yang kayak gini mending keep sendiri saja dulu. I mean lagi gak momennya saja untuk bahas diskursus kayak gini. Put some respect napa sih. At least almarhum punya banyak sekali orang terdekat yang mencintai almarhum semasa hidupnya, fokus ke berdukanya saja," kata @shom***.