Menurutnya, komunikasi yang lancar membuat mereka saling membantu, terutama dalam kondisi mendesak. Hal ini menjadi bagian dari komitmen co-parenting yang dijalani bersama.
"Lancar-lancar saja kok. Kalau memang dia lagi kondisi kan sekarang pembantu lagi pada pulang, kita tek-tokan, saya kirim pembantu ke sana, sudah-sudah seperti itulah," ucapnya.
Sebelumnya, isu terkait gugatan balik hak asuh anak sempat mencuat setelah disampaikan oleh ibunda Virgoun, Eva Manurung. Dia mengaku khawatir dengan kondisi cucunya jika terus berada dalam situasi konflik.
Namun, Virgoun menegaskan pernyataan sang ibu tidak serta merta mewakili keputusannya. Dia memastikan urusan anak tetap menjadi prioritas utama dengan mempertimbangkan kebutuhan terbaik bagi mereka.