Penjelasan BI soal Rupiah Terus Melemah

Antara

JAKARTA, iNews.id - Gubernur BI Agus Martowardojo (tengah) didampingi Direktur Eksekutif-Kepala Departemen Komunikasi Agusman (kiri) dan Deputi Gubernur Erwin Rijanto (kanan) menyampaikan perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di Jakarta, Kamis (26/4/2018).

BI menyatakan depresiasi rupiah yang terjadi lebih disebabkan penguatan mata uang dolar AS terhadap hampir semua mata uang dunia merupakan dampak dari berlanjutnya kenaikan yield UST (suku bunga obligasi AS) hingga mencapai 3,03%, namun fundamental ekonomi Indonesia berada dalam kondisi kuat karena inflasi masih sesuai dengan kisaran 3,5+1% dan defisit transaksi berjalan lebih rendah dari batas aman 3% PDB.

(Antara/Dhemas Reviyanto)

Editor : Yudistiro Pranoto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.049 per Dolar AS, Terlemah Sepanjang Sejarah

57 tahun lalu

Melemah, Nilai Tukar Rupiah Rp17.529 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp17.409 per Dolar AS

57 tahun lalu

BI Buka Layanan Tukar Uang di Stasiun Gambir

57 tahun lalu

Penukaran Uang Baru untuk Kebutuhan Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal