JAKARTA, iNews.id - Harga kedelai impor asal Amerika Serikat (AS) mengalami kenaikan hingga 10 persen. Meski begitu, pasokan kedelai impor terpantau aman hingga saat ini.
Perang yang terjadi di Timur Tengah berdampak pada harga kedelai impor asal AS. Sejak perang meletus, harga komoditas asal Negeri Paman Sam itu perlahan naik hingga 10 persen.
Pemilik agen kedelai di Kopti Kalideres Jakarta Barat menyebut, harga kedelai impor mencapai Rp10.800 per kg, naik tipis dari Rp9.000 per kg.
Meski mengalami kenaikan, namun stok kedelai impor terpantau aman.
"Itu terjadi saat mulai ada agresi serangan-serangan itu memang naik signifikan dari semula dari harga sekitar Rp9.000-an ini di atas Rp10.000 berarti naiknya ya sekitar sudah 10 persen, tapi itu naiknya bertahap," ucap Agen Kedelai asal Jakarta, Riyanto.
Akibat kenaikan harga impor kedelai, para pengusaha produksi tahu dan tempe mengaku mengalami penurunan penjualan.