Kapolri: Ledakan di Pasuruan Bukan Serangan Teror

iNews Siang

PASURUAN, iNews.id - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan pelaku ledakan bom ikan (bondet) di Pasuruan, Jawa Timur, merupakan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Dia menyebut bahwa bom tersebut tak sengaja meledak, ketika akan menyerang tempat pemungutan suara (TPS).

Tito menyebutkan bom yang meledak di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Pasuruan tergolong bom dengan daya ledak kecil. Menurutnya, bom tersebut hampir sama seperti petasan (mercon). Namun, bedanya mercon berlapis plastik, sedangkan bom tersebut berlapis logam. Jenis bom itu sering digunakan untuk menangkap ikan.

Dia meluruskan informasi yang beredar. Meski pelaku terduga jaringan JAD, namun insiden itu bukan termasuk serangan teror. Menurutnya, bom tersebut rencananya akan digunakan untuk menyerang sejumlah TPS saat pilkada.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sepak Terjang Kelompok Teroris Jamaah Ansharut Daulah yang Simpatisannya Baru Ditangkap Densus 88 

57 tahun lalu

Empat Puluh Anggota JAD Ditangkap Densus 88, Hendak Ganggu Jalannya Pemilu 2024

57 tahun lalu

Video Pelemparan Bom Ikan di Pasuruan Tewaskan Seorang Warga saat Tidur

57 tahun lalu

Diduga Teroris, Pengemudi Ojek Online di Bekasi Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Lama Dibidik Densus 88, Kapolri Sebut Tak Ada Kaitan dengan Pemilu 2019

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal