10 Negara dengan Kebebasan Pers Terburuk di Dunia: Korut, China hingga Eritrea

Nathania Riris Michico
Ilustrasi kebebasan pers dan kebebasan berbicara di Arab Saudi. (FOTO: AFP/GETTY IMAGES/SABAH ARAR)

"Internet seharusnya membuat sensor menjadi kuno, tetapi itu belum terjadi," kata Direktur Eksekutif CPJ, Joel Simon.

"Banyak negara paling disensor di dunia sangat terhubung, dengan komunitas online aktif. Pemerintah-pemerintah ini menggabungkan kebrutalan gaya lama dengan teknologi baru, sering dibeli dari perusahaan-perusahaan Barat, untuk meredam perbedaan pendapat dan mengendalikan media."

Laporan tersebut mencakup 10 negara di mana pemerintah mengontrol media dengan ketat, termasuk Guinea Ekuatorial, Belarus, dan Kuba.

Laporan itu mencatat, di negara-negara lain termasuk negara-negara yang dilanda perang seperti Suriah, Yaman, dan Somalia, kondisi untuk media sangat sulit.

"Tetapi tidak selalu disebabkan semata-mata oleh sensor pemerintah."

Di Eritrea, menurut laporan itu, negara memonopoli media penyiaran. Sumber informasi alternatif wartawan, seperti internet atau siaran satelit stasiun radio di pengasingan, dibatasi melalui layanan internet yang dikontrol pemerintah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Hari Pers Nasional, Iwakum: Kebebasan Pers Mutlak Dilindungi!

Nasional
6 bulan lalu

PWI Persatuan Resmi Dikukuhkan, Menkomdigi Tegaskan Dukungan pada Kebebasan Pers

Nasional
6 bulan lalu

Dewan Pers Minta Istana Kembalikan Akses Jurnalis yang Dicopot Kartu Liputannya, Singgung Kebebasan Pers

Nasional
6 bulan lalu

PWI Prihatin Kartu Liputan Wartawan Istana Dicabut usai Tanya MBG ke Presiden Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal