100 Anak di India Meninggal akibat Penyakit Otak, Diduga karena Buah Leci

Nathania Riris Michico
Seorang anak India yang mengalami radang otak akut, tiba di rumah sakit Muzaffarpur pada 10 Juni. (FOTO: AFP / Getty Images)

Wabah seperti itu terjadi setiap tahun selama bulan-bulan saat musim panas, yang biasanya bertepatan dengan musim buah leci.

Beberapa tahun lalu, para peneliti AS mengatakan penyakit otak dapat dikaitkan dengan zat beracun yang ditemukan dalam buah leci tersebut

Mereka juga mengatakan lebih banyak penelitian diperlukan untuk mengungkap penyebab penyakit ini, yang menyebabkan kejang, mengubah kondisi mental, dan memicu kematian di lebih dari sepertiga kasus.

Tayangan televisi menunjukkan, orangtua yang putus asa duduk di sebelah anak-anak mereka, beberapa di antaranya berjejalan dalam satu tempat tidur.

Seorang dokter mengatakan kepada saluran TV lokal bahwa SKMCH tidak diperlengkapi untuk menangani pasien dalam jumlah besar, yang sebagian besar di antaranya setengah sadar.

Dikenal secara lokal sebagai Chamki Bukhar, penyakit ini merenggut 150 nyawa pada 2014. Wabah penyakit neurologis juga melanda daerah-daerah yang mengembangkan buah leci seperti Bangladesh dan Vietnam.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Internasional
11 hari lalu

Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang termasuk Pasien Jatuh

Nasional
12 hari lalu

Purbaya Ungkap Impor 105.000 Pikap untuk Kopdes Pakai Dana Desa, Tak Bebani Fiskal

Nasional
12 hari lalu

Respons Agrinas Diminta Tunda Impor 105.000 Pikap dari India: Kami Taat Perintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal