11 Anggota Parlemen Cabut Dukungan, Posisi PM Malaysia Muhyiddin Yassin di Ujung Tanduk

Anton Suhartono
Muhyiddin Yassin (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Nasib Perdana Menteri Muhyiddin Yassin benar-benar di ujung tanduk. Sebanyak 11 anggota parlemen Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), sebagai pendukung utama pemerintah, menarik dukungan terhadap Muhyiddin maupun koalisi pemerintah Perikatan Nasional, Selasa (3/8/2021). 

Ini berarti Muhyiddin telah kehilangan dukungan mayoritas di parlemen. UMNO, secara partai, sebenarnya sudah menarik dukungan terhadap Muhyiddin sejak bulan lalu, namun para anggota parlemennya masih memberikan dukungan.

Bukan hanya itu, seorang menteri kabinet Muhyiddin dari UMNO, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Shamsul Anuar Nasarah, juga mengundurkan diri. Shamsul mengatakan dia meletakkan jabatan sebagai bentuk ketaatan atas instruksi serta loyalitas terhadap partai. 

“Fokus saya setelah ini adalah tugas sebagai anggota parlemen (asal) Lenggong dan membantu memperkuat partai dalam menghadapi situasi politik yang semakin menantang,” katanya, dikutip dari The Straits Times.

UMNO juga mendesak pengunduran diri Muhyiddin menyusul perseteruan terbuka antara Perdana Menteri dan Raja Malaysia Sultan Abdullah pekan lalu.

“Untuk menunjukkan kesetiaan penuh kami kepada Raja, Dewan Tertinggi UMNO dengan suara bulat menarik dukungan terhadap pemerintah Perikatan Nasional dan Mahiaddin Yassin sebagai Perdana Menteri,” kata Presiden UMNO, Ahmad Zahid Hamidi.

Mahiaddin merupakan nama sang perdana menteri untuk penulisan di dokumen resmi, bukan Muhyiddin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Innalillahi, Anwar Ibrahim Berdukacita

Seleb
3 hari lalu

Innalillahi, Artis Lawas Malaysia Jalil Hamid Meninggal Dunia

Kuliner
13 hari lalu

Viral Jajanan Indonesia Diborong Turis Malaysia, Endingnya Dibikin Versi KW!

Nasional
16 hari lalu

13 WNI Terdampak Kebakaran Hanguskan 1.000 Rumah di Malaysia, Bagaimana Kondisinya?

Nasional
18 hari lalu

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Malaysia, Kemlu Pantau Kondisi WNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal