11 Juta Penduduk Wuhan Selesai Dites Covid Kurang dari Seminggu, Begini Hasilnya

Ahmad Islamy Jamil
Warga Kota Wuhan mengantre untuk menjalani tes Covid massal, Selasa (3/8/2021). (Foto: Reuters)

WUHAN, iNews.id – Kota Wuhan di Provinsi Hubei, China, telah menyelesaikan pengujian massal Covid terhadap semua penduduknya yang jumlahnya lebih dari 11 juta jiwa, Minggu (8/8/2021). Pengujian itu menyusul penemuan kasus-kasus infeksi lokal baru dalam beberapa hari terakhir.

Pemerintah setempat telah menyelesaikan tes Covid-19 terhadap 11,3 juta warga. Jumlah tersebut mencakup sebagian besar penduduk kota, kecuali para mahasiswa yang sedang menjalani liburan musim panas serta anak-anak di bawah usia enam tahun.

Bloomberg melansir, dari 11,3 juta sampel yang diuji, sembilan di antaranya ditemukan positif mengidap Covid. Kini, kesembilan orang yang terinfeksi itu telah dirawat di rumah sakit, kata para pejabat Wuhan.

(Foto: Reuters)

Wuhan adalah tempat asal ditemukannya kasus Covid-19 pertama di dunia yang kemudian meluas ke luar China hingga menjadi pandemi seperti sekarang ini. Sejak pertengahan Mei tahun lalu, kota itu melaporkan nihil alias nol kasus Covid. Keberhasilan itu bisa dicapai berkat pengujian massal dan karantina wilayah (lockdown) yang ketat yang diterapkan pemerintah.

Akan tetapi, pada Senin (2/8/2021) kemarin, pihak berwenang di sana mengonfirmasi temuan tiga kasus baru varian delta.

Pemerintah Kota Wuhan mengumumkan pengujian massal Covid di seluruh kota itu pada Selasa (3/8/2021),  setelah temuan tiga kasus infeksi lokal yang dilaporkan sehari sebelumnya. Data terakhir dari pemerintah menunjukkan, kota itu mencatat penambahan enam kasus lagi pada Sabtu (7/8/2021).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 jam lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

3 hari lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

3 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

4 hari lalu

Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal