11 Juta Warga Wuhan Mulai Antre Dites Virus Corona

Anton Suhartono
Warga Wuhan menjalani tes virus corona setelah ditemukan kasus baru (Foto: AFP)

Seorang warga lain tampak tak suka dengan tes ini. Perempuan yang tak menyebutkan namanya itu khawatir dia justru terinfeksi setelah tes ini karena lokasi sangat padat dan tak ada jarak aman di dalam fasilitas.

“Saya tahu kota ini harus melakukan tes skala besar sebagai perlindungan mendasar, tapi sebenarnya saya mau dites. Langkah-langkah keamanan di dalam benar-benar buruk, terlalu dekat dan petugas yang menangani sampel dari warga tidak terlihat mencuci tangan,” kata dia.

Menurut data pemerintah, lebih dari 3.800 orang meninggal akibat Covid-19 di pusat wabah tersebut, menjadikannya sebagai kota dengan kasus kematian tertinggi di China.

Kasus virus corona baru pertama kali terdeteksi di Wuhan pada Desember 2019, memaksa China memberlakukan lockdown total di kota tersebut sejak 23 Januari. Lockdown dicabut pada 8 April, disertai mulai normalnya kehidupan masyarakat.

Namun pencabutan lockdown memicu kasus baru virus corona pada akhir pekan lalu. Padahal Wuhan tak melaporkan adanya kasus baru sejak sebulan sebelumnya.

Tidak mau mengambil risiko, pejabat setempat memutuskan untuk melakukan tes asam nukleat kepada seluruh penduduk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka

4 hari lalu

Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas

4 hari lalu

Produk Plastik Murah China Banjiri Indonesia, Industri Mulai Kurangi Jam Operasional

5 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal