15.000 Warga Rusia Demo Memprotes RUU yang Batasi Penggunaan Internet

Nathania Riris Michico
Pemerintah mengatakan RUU itu akan mengurangi ketergantungan Rusia pada server internet asing. (FOYTO: EPA)

Seorang koresponden AFP melaporkan, seorang pria diseret menjauh dari kerumunan saat aksi protes berlangsung.

Pemerintah menyebut apa yang disebut RUU kedaulatan digital akan mengurangi ketergantungan Rusia pada server internet di Amerika Serikat. Pemungutan suara kedua terkait RUU itu bakal digelar akhir bulan ini.

Jika disetujui, RUU itu akan ditandatangani oleh Presiden Vladimir Putin untuk nantinya menjadi undang-undang.

Rusia memperkenalkan sejumlah undang-undang internet yang lebih keras dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Kamis, parlemennya mengeluarkan dua undang-undang yang melarang penyebaran berita palsu serta komentar negatif dan kritikan terhadap Kremlin.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
4 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

7 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

12 hari lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

14 hari lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal