15.000 Warga Rusia Demo Memprotes RUU yang Batasi Penggunaan Internet

Nathania Riris Michico
Pemerintah mengatakan RUU itu akan mengurangi ketergantungan Rusia pada server internet asing. (FOYTO: EPA)

Seorang koresponden AFP melaporkan, seorang pria diseret menjauh dari kerumunan saat aksi protes berlangsung.

Pemerintah menyebut apa yang disebut RUU kedaulatan digital akan mengurangi ketergantungan Rusia pada server internet di Amerika Serikat. Pemungutan suara kedua terkait RUU itu bakal digelar akhir bulan ini.

Jika disetujui, RUU itu akan ditandatangani oleh Presiden Vladimir Putin untuk nantinya menjadi undang-undang.

Rusia memperkenalkan sejumlah undang-undang internet yang lebih keras dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Kamis, parlemennya mengeluarkan dua undang-undang yang melarang penyebaran berita palsu serta komentar negatif dan kritikan terhadap Kremlin.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Xi Jinping dan Putin Bertemu Hari Ini, Bahas Apa?

Internasional
23 jam lalu

Rusia Yakin Perang AS-Iran Belum Berakhir: Ada Konflik Baru

Internasional
2 hari lalu

Rusia Gempur Ukraina Tanpa Ampun, Presiden Zelensky: Rumah Saya Diincar!

Internasional
3 hari lalu

Setelah Trump, Giliran Putin ke China Bertemu Xi Jinping

Internasional
5 hari lalu

Rusia Gempur Ukraina Habis-habisan, Apartemen 9 Lantai Ambruk Tewaskan 24 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal