15.000 Warga Rusia Demo Memprotes RUU yang Batasi Penggunaan Internet

Nathania Riris Michico
Pemerintah mengatakan RUU itu akan mengurangi ketergantungan Rusia pada server internet asing. (FOYTO: EPA)

"Jika kita tidak melakukan apa-apa, ini akan menjadi lebih buruk," kata seorang pengunjuk rasa kepada Reuters, Senin (11/3/2019).

"Pihak berwenang akan terus mengikuti cara mereka sendiri dan titik di mana kita tidak bisa kembali akan terlewatkan."

Juru kampanye lain, Sergei Boiko, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pemerintah sedang "memerangi" kebebasan.

"Aku bisa memberitahumu ini sebagai seseorang yang menghabiskan sebulan di penjara karena cuitan," tambahnya.

Tokoh oposisi mengatakan bahwa sejumlah pengunjuk rasa ditahan di Moskow, namun polisi belum mengonfirmasi hal ini.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
21 jam lalu

Prabowo Dijadwalkan Bertemu Putin di Rusia 3 September, Bahas Apa?

1 hari lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Gudang Amunisi Ukraina, 37 Orang Tewas

1 hari lalu

Kiev Membara! Serangan Rusia ke Ukraina Tewaskan 37 Orang

5 hari lalu

Terungkap! AS Minta Ukraina Setop Serang Rusia karena Bos CIA Sedang Berkunjung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal