150 Pub di Inggris Tutup, Ternyata Ini Penyebabnya

Ahmad Islamy Jamil
Suasana salah satu pub di London, Inggris, yang sepi sejak pandemi Covid-19 melanda. (Foto: Reuters)

Selama beberapa bulan terakhir, Pemerintah Inggris telah membahas cara-cara untuk mengurangi konsekuensi dari krisis energi yang berlangsung saat ini. Krisis itu sendiri antara lain disebabkan oleh tekanan sanksi terhadap Rusia yang didukung oleh AS dan Eropa setelah pecahnya konflik Ukraina pada Februari 2022. 

Otoritas Inggris telah menghabiskan banyak dana publik untuk untuk membantu jutaan rumah tangga mengatasi konsekuensi dari inflasi paling tinggi yang pernah dicatat negara itu dalam sejarahnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Rusia Gempur Ukraina Habis-habisan, Apartemen 9 Lantai Ambruk Tewaskan 24 Orang

Internasional
2 hari lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
3 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Internasional
4 hari lalu

Wakil Wali Kota Ngamuk Lepaskan Tembakan di Gedung Dewan, Beberapa Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal