SACRAMENTO, iNews.id – Sedikitnya 180 orang dikarantina setelah menghadiri kebaktian gereja di Butte County, California, AS. Satu orang dari jemaat gereja itu ternyata positif mengidap virus corona (Covid-19), berdasarkan hasil tes.
Orang yang terinfeksi Covid-19 itu menerima hasil tes sehari setelah menghadiri layanan dalam rangka Hari Ibu, akhir pekan lalu. Saat ini, yang bersangkutan telah mengisolasi diri di rumah.
“Terlepas dari perintah gubernur (Negara Bagian California), organisasi (gereja) ini memilih untuk membuka pintu, yang membuat seluruh jemaat terpapar kepada Covid-19,” ungkap Departemen Kesehatan Masyarakat Butte County (BCPH) dalam sebuah pernyataan akhir pekan ini, dikutip Alarabiyah, Sabtu (16/5/2020).
“Keputusan (pembukaan gereja) ini menimbulkan beban keuangan pemerintah dalam merespons secara efektif untuk memperlambat penyebaran Covid-19. Keputusan semacam ini juga dapat menempatkan risiko besar pada kemampuan daerah (Butte) untuk terus merespons lebih cepat daripada yang negara bagian lakukan,” kata pernyataan itu lagi.
Orang-orang yang menghadiri layanan gereja tersebut ditemukan melakukan kontak dengan anggota jemaat yang terinfeksi Covid-19. Mereka semua lalu diperintahkan untuk karantina mandiri di rumah masing-masing. Pemerintah Butte County pun bekerja dengan penyedia layanan kesehatan untuk menguji semua orang yang mungkin terpapar virus di gereja.