19 Satwa di Dunia Paling Terancam Punah

Annisa Ramadhani
WWF menempatkan 19 satwa di dunia dalam kategori paling terancam punah.

LONDON, iNews.id – Bumi yang kian renta ditambah ledakan populasi penduduk berkontribusi besar pada kerusakan alam termasuk kehidupan hewan.  Perburuan liar, perdagangan gelap, juga bencana alam yang merusak habitat menjadikan sebagian hewan kini masuk daftar terancam punah.

Berdasarkan laporan WWF yang dikutip media Inggris Metro, 19 satwa kini dalam posisi kritis. Tanpa kepedulian seluruh pihak, mereka bisa saja lenyap dari muka bumi. Kampanye perlindungan juga tidak akan berarti bila otoritas berwenang tak memberikan perhatian.


Macan Tutul Amur
Diperkirakan hanya ada 60 ekor macan tutul amur (panther pardus orientalis) di dunia. Mereka dapat ditemukan di hutan Rusia. Sama dengan macan tutul lainnya, Amur bisa berlari dengan kecepatan hingga 37 mil per jam. Mereka hanya bertahan selama 10-15 tahun jika hidup di alam liar. Sedangkan di penangkaran, Amur bisa bertahan hidup hingga 20 tahun. Namun sayangnya, kini tidak banyak dari macan tutul Amur yang tersisa.

Macan Tutul Amur (Foto: Metro.co.uk/AFP)

Badak Hitam
Diyakini ada sekitar 5.000 badak hitam yang tersisa di dunia saat ini. Makhluk yang terdaftar sebagai hewan'paling terancam' oleh World Wildlife Fund (WWF) ini biasa ditemukan di beberapa daerah di Namibia, Pesisir Afrika Timur. Pemburu Eropa disebut sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas penurunan awal populasi badak hitam. Faktanya, tak jarang ada lima bahkan enam badak dibunuh dalam sehari untuk dijadikan makanan atau sekadar hiburan oleh mereka.

Orangutan Borneo
Kemungkinan hanya sekitar 104.700 orangutan di dunia.  Namun angka tersebut menurun dengan cepat. Selama 50 tahun terakhir, populasi mereka telah menurun lebih dari 50%. Spesies yang berbeda dengan penampilan orangutan Sumatra ini (dengan wajah lebih luas dan janggut yang pendek), ditemukan di beberapa daerah, Kalimantan.

Gorila Sungai
Menurut WWF, hanya 200 sampai 300 spesies Gorila Sungai yang tersisa. Subspesies yang sangat mirip dengan gorila ini biasanya ditemukan dataran rendah sebelah barat Cekungan Kongo. Berbagai upaya dengan fokus dilakukan untuk mengamankan hutan yang menjadi habitat mereka. WWF dan sejumlah mitra mereka bekerja sama dengan pemerintah Kamerun dan Nigeria untuk menciptakan kawasan lindung bagi satwa langka ini.

Gorila sungai diperkirakan tak lebih dari 300 ekor di dunia. (Foto:ist)

Dataran Rendah Timur
Terdapat hampir 17.000 gorila dataran rendah timur pada pertengahan tahun 1990-an, namun para ilmuwan memperkirakan populasi tersebut merosot 50% lebih. Gorila dataran rendah timur adalah jenis gorila terbesar dari empat subspesies gorila. Tetapi mereka masuk daftar hewan paling terancam punah. Dipercaya kerusuhan sipil bertahun-tahun di Republik Demokratik Kongo berpengaruh pada penurunan populasi mereka, sehingga merekalah yang dianggap paling bertanggung jawab.

Penyu Sisik
Tidak ada yang tahu berapa banyak penyu sisik yang tersisa. Tapi mereka terdaftar sebagai hewan yang terancam punah. Penyu sisik ditemukan terutama di seluruh samudera tropis di dunia, terutama di kawasan terumbu karang.

Badak Jawa
Populasi badak jawa paling kritis di antara lima spesies badak. Diperkirakan hanya tersisa 58 sampai 68 ekor saja saat ini. Dari namanya Badak Jawa sudah bisa ditebak populasi mereka berada di Taman Nasional Ujung Kulon di Jawa, Indonesia.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
1 tahun lalu

Modus WNA Mesir Selundupkan 3 Primata Langka di Bandara Soetta

Nasional
1 tahun lalu

WNA Mesir Ditangkap di Bandara Soetta gegara Selundupkan 3 Primata Langka

Nasional
1 tahun lalu

Selundupkan Satwa Langka di Koper, Aktor Bollywood Raama Mehra Terancam Dihukum 10 Tahun Penjara

Internasional
5 tahun lalu

Ilmuwan Berhasil Kloning Musang Langka dari Sel Hewan Asli yang Mati 30 Tahun Lalu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal