2 Insinyur Indonesia Dituduh Korsel Curi Data Teknologi Jet Tempur KF-21, Kemlu Ungkap Kondisi Terkininya

Widya Michella Nur Syahid
Wamenhan RI M Herindra saat menghadiri acara uji terbang pesawat jet tempur KF-21 Boramae di Sacheon Air Base, Korea Selatan, Rabu (28/9/2022). (Foto: Kemhan)

JAKARTA, iNews.id - Dua insinyur Indonesia dituduh Korea Selatan (Korsel) mencuri teknologi pesawat jet tempurKF-21 Boramae. Kedua WNI yang bekerja untuk proyek bersama RI-Korsel tersebut di Korea Aerospace Industries (KAI) diamankan pada Januari lalu dan hingga kini dalam penyelidikan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI (Jubir Kemlu RI) Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, kedua insinyur WNI tersebut dilarang meninggalkan Korsel hingga April 2024. Larangan tersebut dalam rangka memastikan proses verifikasi yang dilakukan berjalan dengan baik.

"Memang ada larangan untuk tidak meninggalkan Korea Selatan sampai dengan bulan April, tapi itu semata-mata dalam rangka memastikan proses verifikasi yang akan dilakukan berjalan dengan baik," kata Muhamad Iqbal kepada wartawan di Kantor Kemlu, Jakarta, Senin (5/2/2024).

Iqbal mengatakan, kondisi terkini WNI dipastikan baik dan tidak berada di dalam tahanan. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul juga telah berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri Korsel dan institusi terkait di negeri ginseng guna mendalami lebih jauh kasus tersebut.  

"KBRI Seoul juga sudah berkoordinasi langsung dengan WNI tersebut dan memastikan WNI tersebut dalam kondisi sehat, baik dan tidak berada di dalam tahanan," ucapnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
14 jam lalu

Pengembangan Jet Tempur KF-21 Kerja Sama Korsel-Indonesia Selesai, Segera Dioperasikan

7 hari lalu

Kemlu Buka Suara Keberadaan Terkini WNI yang Kabur dari Rombongan Tur di Korsel

17 hari lalu

Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran Hebat di Bar Chatuchak Bangkok

19 hari lalu

Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal