2 Kapal Perangnya Berlayar di Selat Taiwan, AS Menggertak China?

Nathania Riris Michico
Kapal Perang AS. (FOTO: US Navy/Wikimedia)

China memandang setiap kapal yang melewati selat itu pada dasarnya merupakan pelanggaran kedaulatannya -sementara AS dan banyak negara lain memandang rute itu sebagai perairan internasional terbuka untuk semua.

China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya yang memisahkan diri, meskipun kini kedua pihak diperintah secara terpisah sejak berakhirnya perang saudara di daratan pada 1949.

Pulau yang diperintah sendiri itu memiliki mata uang, bendera, dan pemerintahan sendiri, namun tidak diakui sebagai negara merdeka oleh PBB.

China menyatakan tidak akan ragu untuk menggunakan kekerasan jika Taiwan secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan, atau dalam hal intervensi eksternal termasuk oleh AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
19 jam lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

4 hari lalu

Bos ByteDance Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya di Asia, Ungguli Gautam Adani

7 hari lalu

Bibit Siklon Tropis 98W Terpantau di Laut China Selatan, Waspadai Dampak Cuacanya

8 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal