2 Orang Meninggal Setelah Disuntik Vaksin AstraZeneca, Begini Penjelasan Otoritas Australia

Anton Suhartono
Dua orang di Australia meninggal setelah mendapatkan vaksin AstraZeneca (Foto: Antara)

Australia sejauh ini melaporkan 29.700 kasus infeksi Covid-19 dengan 910 korban meninggal. Negara itu sudah memulai vaksinsi massal menggunakan produk Pfizer dan Astrazeneca, namun menghadapi hambatan.

Pihak berwenang membatalkan target suntikan terhadap hampir 26 juta warga sampai akhir 2021 setelah mendapati kasus efek samping pembekuan darah pada produk AstraZeneca.

Sejak itu Australia membatasi penggunaan vaksin virus corona AstraZeneca untuk orang berusia di atas 50 tahun.

Dua pekan lalu Australia melaporkan kematian pertama akibat pembekuan darah terkait dengan vaksin AstraZeneca. Regulator obat-obatan menyatakan penyebab kematian perempuan 48 tahun itu kemungkinan terkait dengan vaksin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
17 jam lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
19 jam lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
21 jam lalu

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama Indonesia-Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal