2 Tentara Perdamaian PBB Tewas akibat Ledakan saat Konvoi Logistik 

Umaya Khusniah
Dua tentara penjaga perdamaian PBB tewas dan empat lainnya luka dalam ledakan di Mali. (Foto: Anadolu)

Bulan lalu, para pemimpin Eropa mengumumkan penarikan pasukan mereka yang dikerahkan di Mali sebagai bagian dari misi kontra-terorisme. 

Sementara itu, tentara Prancis pada Senin mengumumkan telah membunuh seorang anggota senior al-Qaeda di Mali. Dalam sebuah pernyataan, pasukan Prancis mengatakan orang Aljazair, Yahia Djouadi alias Abu Ammar al-Jazairi, tewas dalam operasi yang dilakukan pada 25 Februari. Dia tewas di tangan pasukan Barkhane, di sekitar 100 kilometer utara Kota Timbuktu.

Djouadi tercatat berperan penting dalam ekspansi al-Qaeda dan terorisme di Afrika Barat. Kematiannya dinilai akan melemahkan dan mengisolasi kelompok yang menyebut dirinya al-Qaeda di Maghreb Islam.

Pernyataan itu menambahkan bahwa pasukan Prancis bermaksud untuk menangkapnya hidup-hidup. Tetapi Djouadi tidak ingin ditangkap yang menyebabkan kematiannya.

Djouadi merupakan anggota berpengalaman kelompok teror itu. Dia dilaporkan merupakan ajudan pemimpin kelompok regional itu, Abdelmalek Droukdel, yang terbunuh pada Juni 2020 oleh pasukan Prancis.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Earth Hour 28 Maret 2026, PBB Ajak Dunia Lawan Krisis Iklim

Nasional
4 hari lalu

Tegas! Prabowo Sebut Polisi Baik dan Tentara Hebat Tuntutan Rakyat, Bukan Ikuti Selera Pimpinan

Internasional
10 hari lalu

Mark Levin Retweet Cuitan soal Netanyahu akan Dikenang dalam Sejarah, Benarkah Tewas?

Internasional
15 hari lalu

Lempar Bom ke Rumah Wali Kota New York Mamdani, 2 Pria Ngaku Terinspirasi ISIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal