200 Tentara Ukraina Dilaporkan Tewas Diserang Rusia, Senjata Kiriman Barat Pun Dihancurkan

Ahmad Islamy Jamil
Asap hitam membubung di atas Wilayah Odesa, Ukraina, usai diserang Rusia April lalu. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu (20/7/2022) ini menyatakan militernya telah menyasar lokasi penempatan pasukan cadangan Ukraina di Wilayah Odesa. Serangan Moskow kali ini menewaskan ratusan tentara di pihak Kiev.

“Senjata jarak jauh presisi tinggi berbasis laut menghantam tempat penempatan sementara Brigade Marinir ke-35 (Ukraina) di Desa Dachne, Wilayah Odesa,” ungkap Kemhan Rusia dalam pernyataannya, seperti dikutip kantor berita Sputnik, hari ini.

Menurut kementerian itu, lokasi tersebut menjadi tempat pelatihan pasukan cadangan untuk militer Ukraina. Moskow pun mengklaim lebih dari 200 personel Ukraina tewas dalam serangan itu. 

“Selain itu, lebih dari 10 unit peralatan militer buatan asing dihancurkan,” kata Kemhan Rusia lagi.

Reuters melansir, salah satu senjata kiriman pihak asing yang dihancurkan Rusia itu adalah peluncur rudal antikapal Harpoon buatan AS. 

Ukraina mulai menerima rudal Harpoon dari Denmark pada Mei lalu. Pengiriman senjata itu menjadi bagian dari paket bantuan militer oleh Barat kepada Kiev.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

6 hari lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

11 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

12 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal