20.000 Orang di Iran Meninggal Dunia akibat Covid-19 dalam 6 Bulan

Anton Suhartono
Iran konfirmasi lebih dari 20.000 kasus kematian akibat Covid-19 pada 19 Agustus (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Iran mengonfirmasi lebih dari 20.000 kasus kematian akibat Covid-19, Rabu (19/8/2020), atau 6 bulan sejak pertama kali mengumumkan korban meninggal dunia pertama.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran Sima Sadat Lari mengatakan, ada penambahan 153 korban meninggal dalam 24 jam terakhir, menjadikan jumlah keseluruhan menjadi 20.125 kasus kematian.

Selain itu, kata dia, ada penambahan harian 2.444 kasus infeksi, sehingga totalnya meniadi 350.279 penderita.

Lari menyebut situasi di 26 dari 31 provinsi Iran, termasuk ibu kota Teheran, memprihatinkan.

Dia juga menekankan bahwa protokol kesehatan harus dipatuhi, terlebih Iran akan memperingati Asyura di mana biasanya seluruh penganut Syiah tumpah ruah mengenang kematian cucu Nabi Muhammad SAW.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel

9 jam lalu

Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran

9 jam lalu

Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada

11 jam lalu

Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal