2024, Korut Bakal Luncurkan 3 Satelit Mata-Mata dan Tingkatkan Senjata Nuklir

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. (Foto: Reuters)

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengatakan, pihaknya terbuka untuk melakukan perundingan. Namun di sisi lain, Washington DC juga memberlakukan sanksi baru kepada Pyongyang, karena Korut terus melanjutkan uji coba rudal yang dilarang berdasarkan sanksi PBB.

AS juga meningkatkan latihan dan mengerahkan lebih banyak aset militer, termasuk kapal selam bersenjata nuklir dan kapal induk besar, di dekat Semenanjung Korea.

Kim mengatakan, kehadiran peralatan tempur AS tersebut telah mengubah Korea Selatan sepenuhnya menjadi pangkalan militer terdepan dan persenjataan nuklir Amerika Serikat. “Jika kita mencermati aksi militer konfrontatif yang dilakukan pasukan musuh (AS)… kata ‘perang’ telah menjadi kenyataan yang realistis dan bukan sebuah konsep abstrak,” kata Kim.

Pemimpin Korut itu mengatakan, dia tidak punya pilihan selain terus melanjutkan ambisi nuklirnya dan menjalin hubungan lebih dalam dengan negara-negara lain yang menentang AS. Seperti diketahui, Korut memiliki hubungan yang erat dengan China dan Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
21 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp18.168 per Dolar AS

22 jam lalu

Trump Akui Kekalahan Partai Republik di Pemilu AS: Selamat untuk Demokrat!

22 jam lalu

Pecah Telur, Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Anggota Senat AS

23 jam lalu

Breaking News: Partai Demokrat AS Menang Kuasai DPR dan Senat, Geser Republik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal