260 Orang Dibantai dalam Sehari di Ethiopia, Begini Kesaksian Warga

Anton Suhartono
Anggota milisi Amhara, Ethiopia, menuju medan pertempuran (Foto: Reuters)

Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengecam keras pembantaian di Oromia dengan menyebutnya sebagai tindakan mengerikan.

"Serangan terhadap warga sipil tak berdosa dan perusakan mata pencaharian oleh kekuatan ilegal tidak bisa diterima," kata pria yang juga berasal dari etnis Oromo itu, dalam cuitan.

Sejauh ini OLA membantah bertanggung jawab atas serangan itu. OLA merupakan kelompok sempalan dari Front Pembebasan Oromo, kelompok oposisi yang sempat dilarang namun muncul lagi setelah Abiy menjabat sebagai presiden pada 2018.

OLA membentuk aliansi dengan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) pada tahun lalu. TPLF memerangi pemerintah federal di utara negara itu. Meski demikian sejauh ini tidak ada indikasi keterlibatan TPLF.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 hari lalu

Pramono Minta Bentrokan di Menteng Tak Dikaitkan dengan Isu Etnis: Jakarta Terbuka bagi Siapa pun

3 bulan lalu

12 Tahun Nantikan Anak, Perempuan Ini Lahirkan Bayi Kembar 5

9 bulan lalu

Gunung Hayli Gubbi Diperkirakan Akan Tidur Panjang Lagi Setelah Meletus Dahsyat

9 bulan lalu

Ini Penyebab Gunung Hayli Gubbi Ethiopia Meletus Setelah Tidur 12.000 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal