3.300 Dokter di Selandia Baru Mogok, Ribuan Operasi Dibatalkan

Anton Suhartono
Ilustrasi (Foto: AFP)

Lebih dari 3.300 dari total 3.700 dokter muda di rumah sakit dan klinik pemerintah tak bekerja hari ini. Beberapa dokter berkumpul di sudut-sudut jalan sambil memegang plakat berisi tuntutan soal jam kerja. Meski demikian, tak ada demonstrasi besar-besaran dengan mengumpulkan massa di satu titik.

Dalam tuntutannya, para dokter muda atau Petugas Medis Warga (RMO) sebenarnya ingin kontrak kerja yang lama dipertahankan. Namun ada perubahan, pemerintah menginginkan penambahan jam kerja serta pemindahan tugas ke rumah sakit lain.

Serikat pekerja juga menyerukan aksi mogok kedua selama 24 jam yakni pada 29 dan 30 Januari 2019 untuk lebih menekan pemerintah.

Akibat aksi mogok ini, ribuan operasi, konsultasi, dan layanan medis lainnya dibatalkan. Namun layanan darurat seperti penanganan korban kecelakaan dan orang sakit tetap beroperasi dan dilayani oleh dokter senior.

Rumah sakit pemerintah pun meminta warga membatasi kunjungan, hanya jika kondisi mereka darurat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
5 hari lalu

Mengenal XERF Teknologi Canggih untuk Kencangkan Kulit, Ini Kata Dokter

Nasional
5 hari lalu

Kemenkes Buka Suara soal Pemecatan Dokter Piprim: Bolos Lebih dari 3 Bulan!

Health
12 hari lalu

Viral Cara Obati GERD dengan Bakar Perut, Ini Kata Dokter!

Internasional
12 hari lalu

Pembunuh 51 Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Ajukan Banding, Bawa-Bawa Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal