3 Aktivis Singapura Ditangkap terkait Surat kepada PM untuk Setop Hubungan dengan Israel

Anton Suhartono
Tiga aktivis Singapura ditangkap karena menyerukan warga mengirim surat ke perdana menteri agar menghentikan hubungan dengan Israel (Foto: BBC)

SINGAPURA, iNews.id - Tiga aktivis Singapura ditangkap karena menyerukan warga mengirim surat kepada perdana menteri untuk mendesaknya agar menghentikan hubungan dengan Israel. Singapura melarang demontrasi apa pun terkait dengan perang Israel-Hamas di Jalur Gaza. Secara umum demonstrasi publik yang mendukung tujuan negara asing tidak diperbolehkan.

Pihak berwenang mendesak warga Singapura tidak melakukan demonstrasi mengenai masalah Israel-Palestina, namun tetap membolehkan diskusi dan penggalangan donasi. Meski demikian perang di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 38.000 orang memicu solidaritas di kalangan warga Singapura, terutama generasi muda.

Pada Februari lau, para aktivis memimpin sekitar 70 orang berjalan kaki dari pusat perbelanjaan ternama Singapura, Orchard Road, ke kompleks kepresidenan yang juga kantor perdana menteri.

Foto prosesi yang diunggah di media sosial menunjukkan peserta membawa payung mirip semangka, buah yang menjadi simbol dukungan bagi Palestina. Kelompok tersebut berhenti di pintu gerbang kompleks yang juga merupakan kantor perdana menteri kemudian menyerahkan 140 surat kepada staf.

Pihak berwenang memutuskan tiga perempuan aktivis, yakni Annamalai Kokila Parvathi, Siti Amirah Mohamed Asrori, dan Mossammad Sobikun Nahar, menggelar acara tersebut tanpa izin. 

Demonstrasi yang dilakukan di Singapura harus mendapat izin dari kepolisian. Meski demikian perizinan itu tampaknya akan sia-sia.
Polisi pasti tak akan memberi izin untuk acara publik yang mengadvokasi tujuan negara atau entitas asing.

Jika terbukti bersalah, ketiga aktivis itu dihukum denda hingga 10.000 dolar Singapura dan atau penjara hingga 6 bulan.

Pada Kamis lalu, mereka dibebaskan dengan jaminan. Mereka tampak menyampaikan pesan secara tersirat melalui pakaian yang digunakan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Pidato Perdana Netanyahu sejak Perang: Iran Bukan Lagi Iran yang Sama setelah Serangan Israel

Buletin
20 jam lalu

Iran Luncurkan Rudal Penghancur 1 Ton ke Wilayah Israel dan Pangkalan AS

Buletin
20 jam lalu

Israel Dihujani Ratusan Rudal Hizbullah, Ribuan Warga Panik Selamatkan Diri

Internasional
1 hari lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa Hampir 2 Minggu, Ini Peringatan Keras Hamas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal