3 Demonstran Penentang Kudeta Myanmar Ditembak Polisi

Djairan
Aksi protes menentang kudeta militer di Myanmar terus berlanjut, salah satunya di Kota Yangon, Jumat (12/2/2021). (Foto: Reuters)

Unjuk rasa pada Jumat ini memasuki hari ketujuh berturut-turut digelarnya aksi penolakan terhadap kudeta militer, termasuk satu protes pada Kamis (11/2/2021) kemarin di depan kantor Kedutaan Besar China. Para pendukung partai Suu Kyi, NLD, menuduh Beijing mendukung junta militer yang melakukan kudeta, meskipun China membantah.

Tekanan kepada junta di bawah komando Min Aung Hlaing datang dari berbagai penjuru, baik dalam dan luar negeri. Bahkan platform media sosial juga ikut bereaksi. Facebook baru saja membatasi konten yang dibuat oleh akun resmi militer Myanmar.

Pada Jumat, Facebook mengatakan akun-akun yang dikelola militer terus menyebarkan informasi sesat sejak merebut pemerintahan pada kudeta 1 Februari. Setiap unggahan di akun milik militer akan dibatasi, yang artinya jumlah orang yang bisa melihat konten dikurangi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
10 hari lalu

Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Destinasi
10 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
12 hari lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Internasional
31 hari lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal