3 Hari Berturut-turut, Lebih dari 1.200 Pasien Covid-19 Meninggal di AS dalam 24 Jam

Ahmad Islamy Jamil
Peta Negara Amerika Serikat (ilustrasi). (Foto: Pixabay)

BALTIMORE, iNews.idAmerika Serikat mengonfirmasi 1.379 kematian baru akibat wabah virus corona (Covid-19) dalam 24 jam terakhir. Data itu berdasarkan hasil perhitungan oleh Universitas Johns Hopkins yang dirilis pada Kamis (30/7/2020) menjelang pukul 20.30 waktu setempat atau Jumat (31/7/2020) pukul 07.30 WIB.

Ini adalah hari ketiga berturut-turut AS mencatat lebih dari 1.200 kematian akibat Covid-19, menurut perguruan tinggi yang berbasis di Baltimore, Maryland, AS itu. Sampai saat ini, total penduduk yang meninggal karena wabah corona di negeri Paman Sam mencapai 151.826 jiwa. Ini sekaligus menjadikan AS negara yang paling terpukul oleh pandemi Covid-19 di dunia.

Selain itu, AS juga mengonfirmasi 72.238 kejadian infeksi baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Dengan begitu, per hari ini total hampir 4,5 juta kasus infeksi virus corona telah dikonfirmasi di negara itu sejak awal pandemi. Dari jumlah tersebut, 1,4 juta pasien dinyatakan telah sembuh dari sakitnya.

AFP melansir, wabah Covid-19 di AS mengalami peningkatan yang nyata pada akhir musim semi. Negeri itu juga menyaksikan kebangkitan jumlah kasus harian yang tinggi sejak akhir Juni, terutama di wilayah selatan dan barat negara itu.

Negara Bagian Florida menjadi wilayah yang sangat terpukul saat ini, dengan rekor 253 kematian pada Jumat WIB. Jumlah kasus infeksi di Florida baru-baru ini juga telah melampaui New York—yang telah lama menjadi daerah yang paling terdampak di AS sejak awal pandemi.

Sementara, Negara Bagian California kini memimpin dalam total kasus yang terkonfirmasi di seluruh AS.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal