3 Orang Meninggal dan 99 Terinfeksi Korona, Lebanon Lockdown Seluruh Negeri

Nathania Riris Michico
Warga ibu kota Lebanon, Beirut, berjalan-jalan di sepanjang tepi laut meskipun ada ancaman korona, 15 Maret 2020. (FOTO: ANWAR AMRO / AFP)

Wabah virus korona di Lebanon merupakan krisis terbaru yang melanda negara itu, yang sudah dilanda krisis ekonomi parah dan protes anti-pemerintah massal.

Sejak awal Maret, pemerintah secara progresif memerintahkan sekolah, universitas, bar, dan restoran tutup.

Presiden Michel Aoun sebelumnya mengumumkan "darurat kesehatan" dan juga meminta warga Lebanon untuk tinggal di rumah.

"Kita semua diminta melanjutkan pekerjaan kita dari rumah," katanya, dalam pidato yang disiarkan televisi.

Dalam beberapa hari terakhir, pengguna media dan media sosial Lebanon meluncurkan kampanye yang menyerukan menjauhi pertemuan publik, di bawah tagar berbahasa Arab "Stay at home".

Jalan-jalan di Beirut kebanyakan kosong dalam beberapa hari terakhir.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Hubungan Retak! Pemerintahan Donald Trump Diam-Diam Dekati Oposisi Israel, Singkirkan Netanyahu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal