3 Orang Tewas dalam Penikaman Brutal di Inggris, Diduga Aksi Terorisme

Anton Suhartono
Tiga orang tewas dalam serangan pria berpisau di Kota Reading, Inggris (Foto: AFP)

Perdana Menteri Boris Johnson angkat bicara dengan mengecam penyerangan yang terjadi saat lokasi sedang ramai itu.

"Perhatian saya tertuju pada semua yang terkena dampak insiden mengerikan di Reading dan terima kasih kepada layanan darurat yang berada di tempat kejadian," kata Johnson, dalam cuitan.

Beberapa saat sebelum kejadian massa di kota berpenduduk sekitar 220.000 jiwa tersebut menggelar demonstrasi Black Lives Matter, namun kepolisian  memastikan tidak ada indikasi dua peristiwa itu berhubungan.

Seorang saksi mata menggambarkan pelaku beraksi seorang diri lalu menikam secara acak.

"Taman itu cukup penuh. Banyak orang duduk dan minum dengan teman-teman mereka," kata seorang saksi, Lawrence Wort.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

3 hari lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

4 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

5 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal