3 Tentara Bayaran Asing Dihukum Mati karena Bela Ukraina, AS: Kami Prihatin

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi eksekusi hukuman mati. (Foto: Ist.)

WASHINGTON DC, iNews.idAmerika Serikat prihatin atas hukuman mati terhadap tiga tentara bayaran asing di wilayah Republik Rakyat Donetsk (DPR). Dua dari tentara bayaran itu adalah warga negara Inggris, sedangkan yang seorang lagi warga negara Maroko.

Pada Kamis (9/6/2022), pengadilan di DPR memutuskan bahwa warga negara Maroko Saadoun Brahim dan warga negara Inggris Sean Pinner dan Aiden Aslin akan dieksekusi dengan cara diembak. Putusan itu menuai kecaman dari Inggris dan PBB.

“Kami sangat prihatin dengan laporan ‘persidangan’ palsu dan penilaiannya terhadap kombatan sah yang bertugas di Angkatan Bersenjata Ukraina,” ungkap Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, lewat akun Twitternya, hari ini.

“Kami menyerukan kepada Rusia dan kuasanya untuk menghormati hukum humaniter internasional, termasuk hak dan perlindungan yang diberikan kepada tawanan perang,” cuit politikus Partai Demokrat itu lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
8 menit lalu

Pemerintah Venezuela Bentuk Tim Khusus Bebaskan Presiden Maduro dan Ibu Negara

Internasional
39 menit lalu

32 Warga Kuba Tewas akibat Serangan AS ke Venezuela termasuk Pengawal Presiden Maduro

Internasional
54 menit lalu

Trump Umumkan Ambil Alih Pemerintahan Venezuela, Kesampingkan Pemilu

Internasional
2 jam lalu

Trump: Venezuela Negara Mati!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal