33 Tentara Tewas Diserang Pasukan Suriah, Turki Buka kembali Akses Imigran ke Eropa

Anton Suhartono
Turki membuk kembali akses bagi imigran menuju Eropa setelah 33 pasukannya tewas diserang pasukan Suriah di Idlib (Foto: AFP)

Turki memiliki 12 pos keamanan di Idlib sebagai bagian dari kesepakatan 2018 dengan Rusia untuk mencegah serangan rezim Bashar Al Assad. Namun beberapa bulan terakhir, Assad justru menggencarkan serangan untuk merebut kembali Idlib, benteng terakhir pemberontak, dengan bantuan Rusia.

Direktur Komunikasi Presiden Recep Tayyip Erdogan, Fahrettin Altun, sebelumnya mengatakan, pihaknya melancarkan serangan balasan ke ke semua pertahanan pasukan Suriah di Idlib.

"Semua target rezim (Bashar Al Assad) telah diketahui dan akan terus diserang dari udara dan darat," kata Altun.

Dia juga mendesak komunitas internasional untuk memenuhi tanggung jawabnya yakni menghentikan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan rezim Assad. Seperti diketahui, serangan udara Suriah yang dibantu Rusia juga menewaskan ratusan warga sipil di Idlib.

"Kami tidak bisa berdiri dan menonton peristiwa masa lalu di Rwanda serta Bosnia dan Herzegovina terulang hari ini di Idlib," tuturnya.

Turki menentang serangan pasukan Suriah ke Idlib salah satunya karena akan memicu gelombang pengungsian baru ke wilayahnya. Saat ini Turki menampung sekitar 3,6 juta pengungsi Suriah.

Ratusan ribu warga Idlib terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan menuju perbatasan Turki sejak serangan pasukan rezim Assad.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
2 hari lalu

Billie Eilish Suarakan Perjuangan Imigran di Grammy Awards 2026, So Powerful!

Music
2 hari lalu

Selamat! Olivia Dean Menang Best New Artist Grammy Awards 2026

Internasional
12 hari lalu

Cekcok soal Greenland, Trump Sebut Amerika Tak Butuh NATO

Internasional
12 hari lalu

Trump: Amerika Bodoh Serahkan Greenland ke Denmark Setelah Perang Dunia II

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal