Pada 7 Mei 2008, hanya berselang dua jam setelah menjadi presiden, Medvedev menjadikan Putin sebagai perdana menteri.
Beberapa bulan sebelum masa jabatannya habis, Medvedev meminta partai berkuasa United Russia mendukung Putin sebagai presiden Rusia periode 2012-2018.
Tak perlu menunggu lama untuk jabatan tersebut, pada 4 Maret 2012 Putin kembali memenangkan pemilu Rusia dan menjadi presiden untuk ketiga kalinya.
Pelantikan Putin pada 7 Mei 2012 diwarnai unjuk rasa di beberapa wilayah. Putin pun dilantik dengan keamanan ekstra ketat pihak berwenang Rusia.
Lima tahun kemudian, yakni 6 Desember 2017, Putin mencalonkan diri dalam pilpres 2018. Sama seperti sebelumnya, Putin unggul meskipun kemenangannya memicu kontroversi.