4 Perempuan Belarusia Divonis Penjara karena Kritik Presiden Alexander Lukashenko

Umaya Khusniah
Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko. (Foto: Reuters)

MINSK, iNews.id - Empat perempuan Belarusia divonis penjara setelah mengkritik dan menentang presiden otoriter, Alexander Lukashenko. Mereka terdiri atas dua jurnalis senior dan pengamat politik

Marina Zolotova, editor tut.by, dan Lyudmila Chekina, direktur umumnya dijatuhi hukuman 12 tahun. Sementara itu, Valeria Kasciuhova, pendiri think-tank, dan Tatsiana Kuzina, seorang ilmuwan politik divonis 10 tahun penjara. 

Menurut kantor kejaksaan negara, vonis dijatuhkan pada Jumat (17/3/2023). Vonis tersebut menjadi keputusan terbaru dalam serangkaian hukuman berat yang dijatuhkan kepada para aktivis dan jurnalis yang menentang pemerintah.

Dua jurnalis senior tersebut ditangkap pada Mei 2021 bersama karyawan lain. Sebagian besar kemudian dibebaskan, sementara tiga lainnya ada dalam daftar pencarian orang (DPO). 

Zolotova dan Chekina awalnya didakwa dengan penggelapan pajak dan menghasut kebencian serta menyerukan sanksi terhadap Belarusia. Kantor berita negara memposting video mereka duduk dengan tangan diborgol di dalam persidangan tertutup.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Israel Kembali Serang Lebanon Selatan, 2 Jurnalis Tewas

Internet
1 bulan lalu

Asosiasi Media Siber Ungkap Hampir Semua Jurnalis Gunakan AI sebagai Alat Bantu

Internet
1 bulan lalu

Riset IJTI: AI Permudah Kerja, tapi Tak Bisa Gantikan Jurnalis

Nasional
2 bulan lalu

Mengenal Roehana Koeddoes, Pahlawan dan Jurnalis Perempuan yang Berani Bersuara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal