4 Wilayahnya Setuju Gabung ke Rusia, Ukraina Bersumpah Akan Rebut Kembali

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah warga di Mariupol, Ukraina, memberikan suaranya dalam referendum yang digelar Rusia, Minggu (25/9/2022). (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.idRusia telah menggelar referendum di empat wilayah Ukraina yang bertujuan untuk memasukkan mereka ke dalam wilayah Rusia. Hasilnya, keempat wilayah itu setuju untuk bergabung dengan Moskow.

Namun, Pemerintah Ukraina menilai referendum itu tidak sah dan tidak memiliki nilai apa pun. Keiv pun bersumpah untuk melanjutkan upaya pembebasan wilayah Ukraina yang diduduki oleh pasukan Rusia.

Ukraina juga mendesak para mitranya di lingkungan internasional untuk menjatuhkan sanksi baru yang keras terhadap Moskow. Pada saat yang sama, negara pimpinan Presiden Volodymyr Zelensky itu juga meminta Barat agar memberikan lebih banyak bantuan militer kepada Kiev.  

Kementerian Luar Negeri Ukraina menegaskan bahwa negara mereka tidak akan pernah menyetujui ultimatum Rusia. 

“Memaksa orang-orang di (empat) wilayah ini untuk mengisi beberapa dokumen di bawah (todongan) laras senjata adalah bentuk lain dari kejahatan Rusia dalam agresinya terhadap Ukraina,” ungkap Kemlu Ukraina dalam pernyataan resminya, sepeti dikutip Reuters, Rabu (28/9/2022).

Kementerian itu menganggap referendum yang diselenggarakan oleh Rusia adalah tipuan belaka. “Ukraina dan komunitas internasional mengutuk tindakan Rusia seperti itu dan menganggapnya tidak berguna dan tidak berharga,” bunyi pernyataan itu.

Menurut Kemlu Ukraina, Kiev memiliki hak untuk memulihkan keutuhan wilayah negaranya dengan cara militer maupun diplomatik. Ukraina akan terus membebaskan wilayah yang diduduki sementara oleh Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
58 menit lalu

Heboh Kabar Rusia Bantu Iran Perang Lawan AS-Israel, Trump: Tak Pengaruh!

Internasional
2 hari lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Internasional
3 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
3 hari lalu

Rusia: Iran Punya Hak Tentukan Nasib Sendiri tapi Diganggu AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal