5 Fakta Elon Musk Pamit dari Pemerintahan Trump, Lengkap dengan Alasannya

Anton Suhartono
Elon Musk mengakhiri tugasnya sebagai pegawai khusus di pemerintahan Presiden AS, Donald Trump (Foto: AP)

4. Kritik Kebijakan Trump

Menjelang akhir masa jabatannya, Musk mulai kerap berbeda pandangan dengan beberapa pejabat tinggi pemerintahan Trump. Ia mengkritik RUU pajak yang dianggap terlalu mahal dan mengganggu misi DOGE. 

Bahkan, ia menyebut penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro “bodoh” karena menolak usulan tarif nol persen untuk Eropa.

5. Fokus Kembali ke Bisnis

Setelah keluar dari pemerintahan, Musk menyatakan akan mencurahkan waktunya kembali untuk mengelola bisnis-bisnisnya, termasuk Tesla dan SpaceX. Meski begitu, ia yakin kebijakan efisiensi yang telah diterapkan akan tetap dijalankan oleh pemerintahan Trump ke depan.

Pengunduran diri Elon Musk menandai akhir dari kolaborasi yang tak biasa antara seorang teknokrat dan pemimpin populis. Meski masa tugasnya singkat, jejak kebijakan yang ditinggalkannya diyakini akan terus memengaruhi arah birokrasi federal AS dalam waktu dekat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 bulan lalu

Wah! Pengadilan AS Batalkan Kebijakan Perang Tarif Trump

Internasional
9 bulan lalu

Trump Paksa Universitas Harvard Pangkas Mahasiswa Asing Jadi 15%

Internasional
9 bulan lalu

Trump Akui Paksa Netanyahu Tunda Serang Iran: Tidak Patut!

Internasional
21 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal