5 Juta Perempuan India Demo Membentuk Rantai Manusia Sepanjang 620 Km

Nathania Riris Michico
Warga yang berbaris untuk memasuki Kuil Sabarimala. (Foto: File photo PTI)

Pengadilan Tinggi memutuskan hanya pemimpin Hindu yang dapat memutuskan boleh tidaknya perempuan masuk Kuil Sabarimala. Untuk mendukung revisi perubahan aturan UU, awal pekan ini, jutaan pengunjuk rasa perempuan turun untuk mendukung kesetaraan gender.

Partai Janata Bharatiya (BJP), wadah politik Perdana Menteri Narendra Modi, juga menentang keras keputusan perubahan peraturan itu. Pemimpin BJP Amit Shah mengatakan, perdebatan terkait Kuil Sabarimala terjadi antara orang berkeyakinan Hindu dan kelompok pemerintah lokal di Kerala.

Demonstrasi “barisan perempuan” juga dibentuk koalisi pemerintah sayap kiri. Pemerintah Kerala menegaskan bahwa diskriminasi sudah semestinya diakhiri.

“Ini merupakan cara kami menyampaikan perempuan memiliki kekuatan, berdaya, dan dapat saling membantu satu sama lain,” kata seorang pendemo, Kavita Das, dilaporkan BBC, Kamis (3/1/2019).

Namun, BJP menyatakan pembebasan perempuan ke Kuil Sabarimala merupakan penodaan terhadap nilai-nilai Hindu. Para pengamat menilai isu ini merupakan alat untuk memetakan dukungan sebelum pemilihan umum.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
25 hari lalu

Pemerintah Thailand Akui Robohkan Patung Hindu di Perbatasan Kamboja, Ini Alasannya

Internasional
26 hari lalu

Kamboja Tuduh Pasukan Thailand Robohkan Patung Hindu

Destinasi
1 bulan lalu

Makna Filosofis dari Canang Sari, Tak Sekadar Indah Dipandang

Internasional
3 bulan lalu

Awal Mula Maraknya Penangkapan Muslim di India terkait Tulisan "Saya Cinta Nabi Muhammad"

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal