4. Penjara Pulau Petak, Rusia
Sering disebut sebagai 'Alcatraz-nya Rusia', Penjara Pulau Petak menampung penjahat paling berbahaya di Rusia. Penyiksaan mental maupun fisik dialami para napi. Mereka juga hanya boleh dijenguk dua kali setiap tahun.
Lokasi penjara yang terpencil, yakni di tengah Danau Putih, juga menambah penderitaan napi karena benar-beanr terisolasi dari dunia luar. Surat kabar Inggris The Telegraph mendeksripsikan fasilitas ini sebagai salah satu penjara paling buruk yang pernah ada. Tidak ada toilet, tidak ada fasilitas cuci yang layak dan sanitasi yang memadai.
Jika dibandingkan dengan penjara lain, para napi di sana bisa dibilang relatif lebih aman dari tindakan kekerasan maupun pelecehan seksual. Namun siksaan mental dan psikologi yang mereka terima justru berat. Bila tidak menaati aturan, napi akan mendekam di kamar isolasi berukuran kecil dan tanpa penerangan. Di ruangan yang hanya berisi ember besi dan bangku dari kayu itu, napi dikurung selama 15 hari.
5. USP Florence ADMAX, AS
The United States Penitentiary (USP), fasilitas dengan penjagaan superketat menampung napi paling kejam di AS. Tempat ini juga dirancang untuk menjinakkan penjahat paling tidak terkendali.
Penjara yang berada di Colorado ini sengaja dirancang agar napi tidak bisa mengetahui keberadaan mereka yang sebenarnya. Celah kecil menjadi satu-satunya cahaya alami bisa mereka dapat. Ini menjadi salah satu alasan mengapa USP Florence ADMAX dianggap menyerang mental penghuninya.
Seorang napi Eric Rudolph mengatakan, penjara ini dirancang untuk menimbulkan kesengsaraan dan rasa sakit. Hal serupa dikatakan mantan sipir penjara tersebut yang menggambarkannya sebagai neraka dalam versi yang lebih bersih.