Meta melaporkan kenaikan pendapatan tahunan sebesar 26 persen dan menggelontorkan 34,9 miliar dolar AS untuk belanja modal selama kuartal III. Perusahaan juga mempersempit kisaran rencana belanja modalnya, sehingga investor semakin mempertanyakan potensi keuntungan dari investasi AI yang sangat besar.
Sebaliknya, Tesla mengejutkan pasar dengan mencatat arus kas bebas positif sebesar 1,5 miliar dolar AS. Sebelumnya, analis memperkirakan perusahaan akan mengalami pembakaran kas sebesar 4,9 miliar dolar AS.
Meski demikian, pemangkasan proyeksi belanja modal Tesla justru memunculkan kekhawatiran bahwa pengembangan proyek AI dan robotikanya mungkin berjalan lebih lambat dari perkiraan.
Berdasarkan estimasi Forbes, kekayaan Musk tercatat sebesar 917,6 miliar dolar AS. Angka tersebut turun tajam dibandingkan sehari sebelumnya, ketika dia sempat kembali menyandang status triliuner.
Pada waktu yang sama, Bezos diperkirakan memiliki kekayaan 370,4 miliar dolar AS atau setara Rp6.700 triliun. Page tercatat memiliki pundi-pundi sebesar 266,9 miliar dolar AS atau setara Rp4.827 triliun, disusul Brin dengan 245,7 miliar dolar AS setara Rp4.444 triliun.
Sementara itu, kekayaan Dell diperkirakan mencapai 236,6 miliar dolar AS atau setara Rp4.279 triliun dan Zuckerberg sebesar 221,5 miliar dolar AS atau setara Rp4.000 triliun.
Meski mengalami penurunan besar, keenam miliarder tersebut masih memiliki kekayaan ratusan miliar dolar AS. Gejolak pasar kali ini menyoroti bagaimana ekspektasi terhadap keuntungan investasi AI dapat memengaruhi valuasi perusahaan teknologi dan kekayaan para pendirinya.